Pemkab Sragen Berikan Beasiswa Kuliah Hingga Lulus Bagi Anak Tidak Mampu

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya dalam rangka mengentaskan kemiskinan di seluruh desa, termasuk di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang. Meski berbagai program telah dilaksanakan, masih terdapat warga di desa ini yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten Sragen yang harus segera diatasi. Kepala Desa (Kades) Guworejo Ndaru Sucondro menyampaikan ada beberapa hal penting terkait kondisi dan kebutuhan di desa tersebut. Menurutnya, Desa Guworejo terdiri dari tiga kebayan dan 31 RT. Hal tersebut disampaikan dalam acara “Safari Ramadhan Subuh Keliling” di Masjid Al Hidayah Dukuh Plosorejo RT 18, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Senin, 09 Maret 2026.

Lebih lanjut diungkapkan, desa tersebut masih sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah, khususnya untuk perbaikan rumah yang reyot dan memprihatinkan. Pemerintah Desa berharap dengan adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah, kondisi Desa Guworejo dapat semakin membaik dan masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan aman.

"Ini di RT 23 sangat memprihatinkan karena rumah-rumah yang reyot dan sudah tidak layak huni. Permohonan bantuan dan proposal terkait perbaikan rumah tersebut sudah diajukan dan dibawa ke pemerintah daerah." Ucapnya.

Menanggapi usulan Kades Guworejo Ndaru Sucondro, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, S.IP, MA menguraikan beberapa hal terkait kriteria rumah tidak layak huni (RTLH). Apabila rumah warga Desa Guworejo sesuai dengan kriteria RTLH, maka segera akan ditindak lanjuti untuk diperbaiki.

Selain masalah RTLH, Bupati juga menyampaikan informasi mengenai program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Bupati menguraikan, bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan telah diterima di perguruan tinggi negeri di Pulau Jawa dapat mengajukan beasiswa yang akan ditanggung pemerintah sampai mereka lulus. Untuk mengajukan beasiswa tersebut, warga diminta mengajukan permohonan ke Dinas Sosial Kabupaten Sragen.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak dari keluarga tidak mampu di desa dan sekitarnya bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik dan menyelesaikan studi mereka dengan lancar.

"Khusus di Pulau Jawa, anak-anak dari keluarga tidak mampu yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri dapat mengajukan beasiswa. Beasiswa ini akan menanggung biaya kuliah sampai mereka selesai studi.", pungkasnya.

Penulis: Dewi Ratih

Baca Juga