Bupati Sragen Sigit Buka Pameran Perumahan dan Kerajinan Daerah 2026

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bekerja sama dengan Persatuan Pengembang Perumahan Sragen (PPPS) dan Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar “Pameran Perumahan dan Kerajinan Daerah Kabupaten Sragen 2026” yang bertempat di Gedung Sentra Industri Kreatif dan Kerajinan (SIKK) Kabupaten Sragen, Nglangon, Sragen. Acara tersebut berlangsung selama dua hari, tanggal 12 dan 13 Februari 2026.

Pameran tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas, S.IP, M.A dengan mengambil tagline “Di Rumah Sragenlah Kita Kembali Pulang”. Pameran diikuti 20 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan 19 pengembang perumahan yang ada di Sragen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran tersebut dan berharap dapat menjadi solusi bagi masyarakat Sragen untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau. Pameran tersebut ditujukan bagi keluarga yang belum memiliki rumah, terutama dari kalangan berpenghasilan rendah, dengan harapan kebutuhan papan mereka terpenuhi.

“Kami dari Pemkab Sragen sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap, melalui pameran ini, masyarakat Sragen dapat lebih mudah mendapatkan informasi mengenai perumahan yang tersedia, serta mendapatkan penawaran terbaik dari para pengembang dan BTN.” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen Aris Wahyudi, S.T., M.Si mengungkapkan tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan pelayanan perumahan, mendekatkan masyarakat dengan pemerintah, perbankan, dan pengembang, serta mendukung program pemerintah 3 Juta rumah di Jawa Tengah Satu KK Satu Rumah.

Kegiatan tersebut menjadi wadah pelayanan langsung kepada masyarakat dalam bidang perumahan, sekaligus mempertemukan masyarakat, pemerintah, perbankan, dan pengembang dalam satu ruang kolaborasi.

“Pameran ini diikuti oleh 19 pengembang perumahan se-Sragen serta 20 booth UMKM. Bertujuan memberikan pelayanan perumahan, mendekatkan masyarakat dengan pemerintah, perbankan, dan pengembang, serta mendukung program pemerintah 3 Juta Rupiah.” pungkasnya.

Reporter: Dewi Ratih

Baca Juga