Peran Ibu dalam Ketahanan Pangan Keluarga

SRAGEN - Ketahanan Pangan Keluarga merupakan suatu kondisi tercukupinya kebutuhan pangan, baik yang bersumber dari hewani maupun nabati (tumbuh-tumbuhan) pada suatu keluarga. Ketua Upel Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen, Ny. Tinuk Suparno menjelaskan, untuk mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga diperlukan dukungan dari seluruh anggota keluarga, termasuk di dalamnya adalah peran seorang ibu.

Ditambahkan, peran ibu dalam Ketahanan Pangan Keluarga sangat penting karena ibu umumnya menjadi pengelola utama kebutuhan pangan di rumah tangga, di antaranya sebagai perencana dan pengelola pangan, penentu kualitas gizi keluarga, pengolah dan penyaji makanan, pendidik pola konsumsi, penggerak pemanfaatan sumber daya, serta menjaga ketahanan pangan saat krisis. Yang perlu diingat adalah apa yang kita sajikan untuk keluarga akan berdampak pada kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak.

“Untuk mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga diperlukan dukungan dari seluruh anggota keluarga termasuk di dalamnya adalah peran seorang ibu. Peran ibu dalam Ketahanan Pangan Keluarga sangat penting karena ibu umumnya menjadi pengelola utama kebutuhan pangan di rumah tangga.” ungkapnya.

Reporter: Rara Anggita

Baca Juga