3 Kecamatan di Utara Bengawan potensial menjadi Sentra Tembakau

Sragen - Komoditas tembakau mulai menunjukkan peran penting sebagai sumber pendapatan tambahan bagi petani di Kabupaten Sragen. Meskipun bukan komoditas utama, “tembakau” tetap menjadi pilihan strategis, terutama saat musim kemarau.

Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen, Riadi Nugroho, S.P., M.P., menjelaskan tiga kecamatan di utara Bengawan yang memiliki lahan marginal, seperti Kecamatan Mondokan, Sumberlawang, dan Sukodono, berpotensi besar sebagai sentra budidaya tembakau rakyat.

Para petani memanfaatkan kondisi cuaca kering untuk menanam tembakau. Akhir April hingga awal Mei merupakan waktu ideal untuk menanam tembakau.

Ditambahkan, tembakau memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai komoditas perkebunan alternatif di tengah dominasi komoditas padi dan palawija. Keberadaan tembakau memberikan pilihan diversifikasi usaha bagi petani.

Dengan pengelolaan yang tepat, tembakau diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat pedesaan di Sragen.

"3 Kecamatan di Utara Bengawan yang memiliki lahan marginal seperti Kecamatan Mondokan, Sumberlawang, dan Sukodono berpotensi besar sebagai sentra budidaya tembakau rakyat. Para petani memanfaatkan kondisi cuaca kering untuk menanam tembakau. Akhir April hingga awal Mei merupakan waktu ideal untuk menanam tembakau. Ditambahkan, tembakau memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai komoditas perkebunan alternatif di tengah dominasi komoditas padi dan palawija." ungkapnya

Penulis: Rara Anggita

Baca Juga