Putaran Terakhir Safari Ramadan Dhuhur Keliling Pemkab Sragen Digelar di Kalijambe
- Oleh : LPPL Buana Asri
- 12 Maret 2026
- Dilihat 26 kali
Foto: Dicky Ridwan Prasetyo
SRAGEN - Kegiatan Safari Ramadhan Dhuhur Keliling Pemerintah Kabupaten Sragen memasuki putaran terakhir yang digelar di Masjid At Taqwa Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sragen menyalurkan 600 paket sembako, 20 paket Al-Qur’an, serta 10 unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan. Kepala Desa Sambirembe Endang Fatmawati, S.Ag dalam sambutannya menjelaskan pembangunan infrastruktur di Desa Sambirembe berjalan dengan baik. Namun karena adanya perubahan situasi, terutama penyesuaian anggaran dana desa, membuat beberapa rencana pembangunan harus ditunda.
Lebih lanjut ditambahkan, salah satu pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian adalah perbaikan jalan desa di Dukuh Kaliwuluh RT 14, Desa Sambirembe. Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Sragen dapat membantu pembangunan maupun perbaikan jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, baik untuk mobilitas warga maupun akses perekonomian.
“Untuk pembangunan infrastruktur jalan desa Alhamdulillah sudah sekitar 75 hingga 80 persen bisa kami selesaikan. Sebenarnya target kami selesai pada 2026–2027, namun karena adanya penyesuaian dana desa beberapa rencana pembangunan terpaksa belum bisa dilaksanakan.” ucapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, S.IP, MA menyatakan Pemerintah Kabupaten Sragen akan berupaya membantu penanganan jalan yang diusulkan tersebut. Bupati menyampaikan, berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sragen terdapat 136 ruas jalan di Kabupaten Sragen yang masih mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan bertahap.
“Kebutuhan anggaran untuk menuntaskan perbaikan seluruh jalan yang rusak di Kabupaten Sragen diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar. Tahun 2025 kita telah mengalokasikan sekitar Rp102 miliar, kemudian pada 2026 dialokasikan Rp81 miliar, dan dengan tambahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) serta perubahan anggaran.” pungkasnya.
Penulis: Dewi Ratih









Assalamu Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.